seminarPada tanggal 10 September 2013, Pranata Laboratorium Pendidikan (PLP) Pusat Laboratorium Terpadu UIN Jakarta. Peserta PLP-PLT UIN Jakarta yang mengikuti kegiatan tersebut adalah Ibu Nunung (Lab Geofisika), Ibu Puji (Lab.Biologi) dan Sdri. Amaliah (Lab. Biologi). Tujuan dari seminar ini adalah Belajar dari Springer Publishing Untuk Tingkatkan Publikasi Ilmiah. Dalam kesempatan ini Tim Springer berbagi strategi menembus publikasi ilmiah bagi mahasiswa pasca sarjana. Melalui pembicara Koji Yamashita, Managing Director Springer Japan KK disampaikan berbagai perkembangan Springer Publishing yang telah mencapai usia lebih dari 171 tahun. Springer Publishing saat ini focus untuk menerbitkan tulisan, berupa jurnal, buku dan lain-lain secara online.

Springer Publishing memiliki koleksi buku digital dalam bentuk teks, monograph, proceeding dan jurnal, dan salah satu fasilitas yang paling populer dari Springer adalah Open Acces Journal dimana lebih dari 100 mitra telah memanfaatkan fasilitas ini. “Open Acces ini dapat dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk menambah pengetahuan, referensi keilmuan guna mendukung aktifitas penulisan, terutama penulisan artikel jurnal internasional, riset, tesis dan disertasi.

Terkait penulisan, Harmen Van Paradijs, Pemimpin Redaksi Springer menjelaskan bahwa artikel yang baik adalah artikel yang selalu relevan, original dan sedang menjadi isu nasional maupun internasional. Bentuk tulisan, kata dia, tidak terlalu luas namun juga tidak terlalu sempit, dan yang perlu dipertimbangkan adalah target pembaca atau peminat.

Paradijs melihat bahwa tantangan terbesar bagi peneliti di Asia terkait kemampuan menulis ilmiah dalam bahasa Inggris. Sementara orientasi jurnal-jurnal ilmiah saat ini sudah mengglobal, sehingga mereplikasikan karya tulis dalam bahasa Inggris yang universal menjadi sangat penting.

Pendapat sama disampaikan Wakil Dekan Bidang Riset, Hubungan Masyarakat dan Kerjasama Fakultas Geografi UGM, Dr. Rer.nat. Muh Aris Marfai. dikatakannya, meski sebagai sebagai kelemahan sebagian orang Asia, namun bahasa jangan dijadikan faktor kendala. Ada beberapa strategi yang bisa dipakai untuk memperbaiki tulisan, diantaranya dengan menggunakan jasa penulisan atau bermitra dengan teman sehingga bisa saling mengkoreksi. (sumber ref.http://ugm.ac.id/id/berita/8226-belajar.dari.springer.publishing.untuk.tingkatkan.publikasi.ilmiah)