Dalam pengantarnya pada acara Halal Bi Halal Civitas UIN Syarif Hidayatullah Jakarta 27/08/2012 Prof. Dr. Komaruddin Hidayat menyampaikan Pasca Ramadhan kinerja seseorang harus lebih baik, karena secara spiritual ia telah ditempa oleh Allah dengan berbagai ibadah selama sebulan. Dengan spritualitas yang baik, maka seseorang kesalehan sosial yang baik pula.

Dalam Islam, katanya, bulan setelah Ramadhan disebut dengan Syawwal. Syawwal itu artinya meningkat. “Jadi dengan Ramadhan harus ada peningkatan kesalehan individu dan sosial kita,”tegasnya.

Menurutnya, kesalehan sosial itu sangat penting untuk dapat membantu orang lain. Oleh karena itu pula, kesalehan sosial itu harus diwujudkan dalam berbagai bentuk. “Masalah sosial dan pendidikan bangsa dapat diatasai dengan kesalehan sosial. Ini harus ditumbuhkan, sehingga kita dapat melanjutkan pengkaderan anak bangsa,”katanya.

Pada kesempatan yang sama, pembicara kunci acara Halal bi Halal, Prof Dr Ir Bunasor Sanim MSc menjelaskan, kesalehan sosial dapat dikembangkan dengan mengembangkan potensi ekonomi umat.

Ekonomi Islam karena bersumber dari Allah, maka ia dapat menjadi alternatif untuk membangun ekonomi bangsa ini,”ujarnya.

Dijelaskannya, untuk menumbuhkan ekonomi umat Islam diperlukan etos kerja yang kuat. Setidaknya terdapat empat etos yang harus dimiliki umat Islam untuk meningkatkan kualitas ekonominya, yaitu, kerja keras, kerja cerdas, kerja ikhlas, dan kerja tuntas. (Sumber:beritauinonline)