Salah seorang PLP PLT UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Nunung Isnaini Dwi Ningsih,S.Si., M.Kom menghadiri Seminar Nasional Geologi Nuklir dan Sumber Daya Tambang Tahun 2014 yang diselenggarakan oleh Pusat Teknologi Bahan Galian Nuklir (PTBGN) pada 12 November 2014 di BATAN yang beralamatkan di Jl. Raya Lebak Bulus Raya No. 9 Pasar Jumat, Jakarta Selatan. Seminar bertema,“Peran Riset Pertambangan Dalam Rangka Peningkatan Nilai Tambah Sumber Daya Alam Nasional”, bertujuan sebagai sarana bertukar informasi hasil penelitian dan pengembangan, hasil telaah dan gagasan terkini di bidang geologi dan pengelolaan sumber daya tambang serta air tanha dari peneliti, akademisi, pemerhati pertambangan dan lingkungan, dan penjabat fungsional lainnya. Seminar ini juga menghadirkan 4 (empat) pembicara utama, yaitu Dirjen dari kementerian ESDM, Dirjen dari Kementerian Perindustrian, Bupati Kabupaten Belitung Timur, dan Direksi PT. Timah (Persero) Tbk.

Direktur Batan menyampaikan dalam sambutannya bahwasanya penelitian-penelitian diharapakan berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Roadmap penelitian harus diperhatikan output dan outcome-nya. Meskipun penelitian tidak bersifat instan dan tidak bisa langsung diimplementasikan. Isu moratorium PNS, harus dikaji ulang bagi beberapa unit khususnya bagi peneliti karena penelitian itu memakan waktu lama dan perlu sebuah kontiyuitas.

Keempat pembicara pada intinya menyetujui akan kekayaan alam Indonesia, akan tetapi mereka mengingatkan bahwa kita harus peduli dan hati-hati dalam pengelolaannya. Kebijakan pemerintah pusat dan Pemerintah Daerah harus sejalan sehingga dapat mempercepat segala proses pembangunan.

Salah satu yang menarik adalah kajian tentang Logam Tanah Jarang atau Rare Earth yang saat menjadi pusat perhatian bagi para peneliti mineral.Logam Tanah Jarang ini sangat diperlukan untuk produk-produk teknologi maju. Pada bagian akhir, Bupati Belitung Timur, Basuri Tjahaja Purnama memberikan kesempatan yang luas bagi siapapun yang berminat untuk melakukan penelitian di daerahnya.