Kolom Kepala Lab

PLT UIN Jakarta, Gerbang Menuju Universitas Riset
Direktur PLT: Dr. Fahma Wijayanti, M. Si

Di sebelah timur Fakultas Sains dan Teknologi (FST) dan di belakang Perpustakaan Utama ada sebuah bangunan berlantai enam yang tingginya hampir sama dengan gedung fakultas. Gedung itu tak lain Pusat Laboratorium Terpadu atau PLT.

Keberadaan Pusat Laboratorium Terpadu Universitas Islam Negeri Jakarta tidak terlepas dengan transformasi status IAIN menjadi UIN, dimana UIN mengembangkan sarana dan prasarana secara signifikan, salah satunya adalah Pusat Laboratorium Terpadu sebagai bagian dari upaya untuk menunjang penyelenggaraan pendidikan yang unggul dan upaya pencapaian UIN sebagai universitas riset. Satu buah gedung yang terdiri dari enam lantai dibangun dengan bantuan dari IDB (Islamic Development Bank). Secara fungsi Pusat Laboratorium Terpadu UIN Jakarta memiliki tiga fungsi yaitu: Laboratorium Akademik, Laboratorium Riset dan Laboratorium Penyelenggaraan Jasa Pengujian.
Keputusan menjadi Pusat Laboratorium Riset dan Laboratorium Pelayanan Jasa Pengujian didasarkan pada pertimbangan untuk menunjang keputusan UIN Jakarta sebagai universitas riset yang berkeinginan agar civitas akademiknya dapat melakukan akselerasi dalam mewujudkan visi dan misinya, yaitu menyelenggarakan pendidikan dan penelitian yang mengintegrasikan agama, ilmu dan keindonesiaan dalam rangka membangun universitas yang unggul dan kompetitif. Dengan kata lain, keilmuan, keagamaan dan keindonesiaan dijadikan dasar filosofis bagi penyelenggaraan perguruan tinggi yang diorientasikan pada penyelenggaraan pendidikan berdasarkan penelitian (research based education or education based research) didasarkan pada obyektifitas, spiritualitas dan kontekstualitas. Implikasi dari filosofi tersebut antara lain adalah penyelenggaraan perguruan tinggi yang mengimplementasikan teori-teori yang ada, mengembangkannya maupun mencari penemuan-penemuan barudi bidang ilmu pengetahuan.
Pada tahun 2012, pengelolaan PLT yang semula merupakan satu lembaga tersendiri dibawah rektorat dialihkan ke Fakultas Sains dan Teknologi. Pengalihkan PLT ke FST bertujuan agar pengelolaan lebih fokus dan berjalan efektif. Dalam hal ini PLT dibawah manajemen FST dan dipimpin oleh kepala PLT yang bertanggung jawab kepada Dekan. Mengingat laboratorium di PLT terdiri atas laboratorium pendidikan dan laboratorium research yang terdiri atas delapan bidang laboratorium, maka Kepala PLT dalam memimpin PLT dibantu oleh 8 (delapan) orang kepala bidang yaitu Kepala Bidang lab. Biologi Kepala Bidang lab. Fisika, Kepala Bidang lab. Kimia. Kepala Bidang lab. Matematika, Kepala Bidang lab. TI-SI, Kepala Bidang lab. Matematika, Kepala Bidang lab. Agribisnis,Kepala Bidang lab. Bengkel Mekanik dan Kepala Bidang lab. Pangan Lingkungan. Pada Tahun 2013, terjadi perubahan struktur organisasi dalam PLT disebabkan adanya Peraturan Menteri Agama (Permenag) Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2013 tentang Organisasi dan Tata Kerja (Ortaker) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. PLT dipimpin oleh kepala PLT yang bertanggung jawab pada Dekan FST dan dibantu oleh 4 orang koordinator bidang laboratorium yaitu : Korbid lab akademik bidang IPA dan agribisnis, Korbid lab akademik bidang Matematika dan komputer, Korbid lab pengujian dan kerja sama serta Korbid lab akademik bidang pengembangan dan research.